NYERI SIKU DAN PERGELANGAN TANGAN

Oleh : dr. Ratri Dwi Indriani, SpAn, FIPM FIPP - Ahli Anestesi dan Intervensi Nyeri RS Husada Utama

Seorang wanita muda datang ke klinik nyeri, mengeluhkan tangan kanannya nyeri sudah hampir 3 bulan ini. Pekerjaannya adalah nurse scrub atau asisten dokter bedah. Setiap membantu dokter bedah dia tidak kuat memakai tangan kanannya karena nyeri sehingga dia mengalami frustasi. Apakah dia bisa bertahan dengan pekerjaannya dan nyeri yang dia derita? Semakin lama tangannya semakin nyeri, bahkan untuk menyapu lantai dia merasa kesakitan. Dia tergantung pada obat anti nyeri dan pada akhirnya memberikan masalah pada lambungnya.

Nyeri pada siku dan pergelangan tangan sangat banyak penyebab biang keroknya, mulai dari akibat degenerative, trauma dan metabolik. Pada kasus ini wanita tersebut masih muda dan sehat sehingga salah satu penyebabnya adalah trauma yang minor dan repetitive atau berulang. Dia datang dengan diagnosis Tennis Elbow dan radang pada tendon di pergelangan tangan De Quervain Syndrome akibat dari trauma yang kecil tapi berulang alias pemakaian tangan yang tidak ergonomis selama dia bekerja.

Kemudian bagaimana solusi dari masalah di atas? Solusi awal adalah terapi konservatif berupa pemberian anti nyeri NSAID dan lakukan fisioterapi yang tepat untuk masalah ini. Apabila sudah 2 minggu tidak ada perbaikan maka harus dipertimbangkan cara lain, karena seharusnya reaksi inflamasi atau radang dari tendon akan sembuh dalam 2 minggu. Terapi Intervensi Nyeri adalah salah satu tahap yang diperkenalkan pada masyarakat karena cara ini belum terlalu dikenal. Dilakukan injeksi pada tendon yang bermasalah dan selalu dengan tuntunan ultrasound dalam melakukan injeksi karena tendon yang bermasalah sangat kecil dan apabila kita tidak tepat meletakkan obat tersebut akan terjadi masalah baru bagi tangan dan siku tersebut.

Setelah dilakukan injeksi pada wanita tersebut di Klinik Nyeri Terpadu RS Husada Utama, dia merasa mengalami keajaiban karena nyeri yang dirasakan beberapa bulan ini hilang dan dia dapat melakukan pekerjaannya lagi. Dia tidak mengkonsumsi obat anti nyeri lagi dan keluhan lambungnya sembuh. Konsultasikan nyeri yang anda derita pada Pain Physician anda terutama apabila nyeri yang anda rasakan sudah lebih dari 3 bulan dan tidak respon terhadap obat-obatan dan fisioterapis.

 

Sumber Pustaka :

  1. Waldman. Pain Management 4th edition. 2017. Missouri: Elsevier.
  2. Narouze. Ultrasound-Guided Procedures in Interventional Pain Management 2nd edition. New York: Springer.


Rabu, 06 Juli 2022